Nama Lengkap: Herlina Natalie Christine HakimNama Panggilan : Christine HakimAgama: Islam

Nama suami: Joroen LezerPendidikan:- SD Pejompongan Jakarta (1968)- SLTP St. Theresia Jakarta (1971)- SMA VI Jakarta (1974)

Penghargaan:

  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik, dalam film Cinta Pertama (1977)
  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Sesuatu Yang Indah (1979)
  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Pengemis dan Tukang Becak (1978)
  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Kerikil-Kerikil Tajam (1985)
  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Di Balik Kelambu (1982)
  • Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Tjoet Nja’ Dhien (1988)
  • Aktris Terpuji Festival Film Bandung dalam film Tjoet Nja’ Dhien (1989)
  • Penghargaan khusus Festival Film Bandung (1999)
  • Best Actrees pada Asia Pasific International Film Festival dalam film Daun diatas bantal (1998)
  • Aktris Terpuji Festival Film Bandung dalam film Pasir Berbisik (2002)
  • Lifetime Achievement SCTV Awards 2002

Filmografi:

  • Fana : The Forbidden Love (2010)
  • Eat Pray Love (2010)
  • Merantau (2009)
  • Jamila Dan Sang Presiden (2009)
  • In the Name of Love (2008)
  • Anak-Anak Borobudur (2007)Puteri Gunung Ledang (2004)
  • Anak-anak Borobudur (2007)
  • In The Name Of Love (2008)
  • Jamila dan Sang Presiden (2009)
  • Merantau (2009)
  • Eat Pray Love (2010)
  • Fana: The Forbidden Love (2010)
  • Pasir Berbisik (2001)
  • Tjoet Nya`Dhien (1998)
  • Kerikil-Kerikil Tajam (1984)
  • Ponirah Terpidana (1984)
  • Dibalik Kelambu (1982)
  • Semerah Bibirnya(1982)
  • Seputih Hatinya
  • Dr.Siti Pertiwi (1980)
  • Pengemis dan Tukang Becak (1978)
  • Petualang-Petualang (1977)
  • Sesuatu Yang Indah (1977)
  • Badai Pasti Berlalu (1976)
  • Si Doel Anak Moderen (1976)
  • Kawin Lari (1975)
  • Ranjang Pengantin (1974)
  • Atheis (1974)
  • Cinta Pertama (1973)

Sinetron :

  • Sri, bukan perempuan Biasa
  • Tiga Orang Perempuan

Iklan

  • Lux (1979)
  • Calcimex (1997)
  • BRI (2009)

Tidak ada yang menyangka bila aktris hebat Christine Hakim mulanya tidak punya kehendak sama sekali menjadi aktris. Menurut pengakuannya, kiprahnya di dunia seni peran karena by accident. “Kalau tidak ada Teguh Karya, saya tidak tahu ada dimana sekarang,” kenang Chtistine.

Sebelum bertemu dengan sutradara besar itu, ia pernah bercita-cita menjadi seorang arsitek atau psikolog. Tapi begitulah yang namanya hidup, semua serba tidak terduga. Cita-cita tinggallah angan di masa silam. Buktinya, sebelum menjadi aktris ia sempat merintis karir sebagai seorang foto model dan peragawati.

Buah dari perjumpaan awal pemilik nama lengkap Herlina Natalie Christine Hakim ini dengan Teguh Karya, adalah dipercayanya ia menjadi pemeran utama pada film “Cinta Pertama” (1973). Meski itu debut awalnya di dunia yang hingga kini ia selami, kecemerlangan Christine berolah peran di film itu, mengantarkan ia sebagai aktris terbaik dengan meraih Piala Citra pada FFI 1974.

Nama Christine Hakim pun langsung melambung di blantika film nasional setelah ia berkolaborasi dengan sederet sutradara terkemuka seperti Syumanjaya, Arifin C. Noer, Wim Umboh dan Eros Djarot. Dalam perjalanannya, nama Christine Hakim pun menjadi jaminan sukses di ajang Festival Film Indonesia (FFI). Bahkan tidak itu saja. Pesona Christine telah melampaui batas negara dan benua. Banyak penghargaan film dari mancanegara ia raih. Terakhir, ia didaulat menjadi salah satu juri di ajang bergengsi F estival Film Cannes ke-55 2002 di Perancis.

Share.