Rieke Diah Pitaloka Intan Permatasari lahir di Garut, Jawa Barat, 8 Januari 1974. Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Sastra Belanda Universitas Indonesia dan S-1 Filsafat STF Driyakara, Jakarta, Rieke pun meneruskan pendidikannya. Meski sibuk dengan segala kegiatan ‘keartisan’, Rieke berhasil menyelesaikan pendidikan S-2nya di Fakultas Filsafat Universitas Indonesia (UI). Bahkan tesisnya yang berjudul Banalitas Kejahatan: Aku yang tak Mengenal Diriku, Telaah Hannah Arendt Perihal Kekerasan Negara dijadikan buku dengan judul Kekerasan Negara Menular ke Masyarakat diterbitkan oleh Galang Press.

Rieke aktif dalam kegiatan politik, bahkan pernah menduduki jabatan wakil sekretaris jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar. Rieke kemudian mengundurkan diri dari partai berbasis massa Islam tersebut, dan dikabarkan merapat ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Rieke Dyah Pitaloka juga mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pitaloka yang bergerak di bidang sastra dan sosial kemasyarakatan.

Rieke Diah Pitaloka menikah dengan dosen filsafat Universitas Indonesia, Donny Gahral Adian pada hari Sabtu, 23 Juli 2005, di kediaman orangtua Rieke di Garut, Jawa Barat. Pernikahan ini menimbulkan kontroversi karena tunangan Rieke sejak 11 Januari 2002, sutradara Exel J Permadi merasa dirinya dan Rieke belum resmi putus.

Tahun 2009 Rieke dikarunai seorang putra yaitu Sagara Kawani. Tanggal 9 Januari 2011, tepat sehari setelah ulang tahun Rieke yang ke 38, ia melahirkan kembar laki-lakinya yaitu Misesa Adiansyah dan Jalumanon Badrika melalui operasi Caesar.

Rieke mulai dikenal publik lewat iklan Kondom Sutra dengan ucapan Meong. Selain itu ia juga dikenal lewat perannya sebagai Oneng yang “o’on” lewat sitkom Bajaj Bajuri Selain itu Rieke juga dikenal sebagai presenter dalam acara Good Morning dan penulis buku. Salah satu judul bukunya adalah Renungan Kloset.

Selain sinetron, Rieke juga menjajal teater. Rieke ikut pementasan teater yang berjudul ‘Cipoa’ garapan Putu Wijaya.┬áIngin mencoba hal baru, Rieke pun merambah ke layar lebar. Rieke memulai debutnya di layar lebar sebagai Dwi, perempuan yang dipoligami dalam film Berbagi Suami. Ketagihan main film, Rieke bermain dalam film antologi karya empat sutradara perempuan berjudul Lotus Requiem yang kemudian judulnya diubah menjadi Perempuan Punya Cerita.

Sinetron

  • Srikandi
  • Badut pasti Berlalu
  • Tirani Kehidupan
  • 30 Meter
  • Putri Maharani
  • Perawan-perawan
  • Perkawinan
  • Prahara Prabu Siliwangi
  • Goresan Cinta Berbingkai Duka
  • Bajaj Bajuri
  • Salon Oneng
  • Maha Kasih

Film

  • Berbagi Suami (2006)
  • Perempuan Punya Cerita (2008)
  • Laskar Pelangi (2008)
  • Sang Pemimpi

Presenter

  • Book Review (Metro TV)
  • Good Morning (Trans TV)

Buku

  • Renungan Kloset
  • Kekerasan Negara Menular Ke Masyarakat

Share.