Biografi Rossa

Rossa yang memiliki nama lengkap Rossa Roslaina Sri Handayani lahir di Sumedang, Jawa Barat, 9 Oktober 1978. Ia adalah istri Yoyo, anggota band Padi. Rossa menikah dengan Yoyo pada tanggal 18 Maret 2004.  Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Rizky Langit Ramadhan (lahir 3 Oktober 2005).

Pernikahan mereka mendapat cobaan ketika di bulan April 2007 berhembus kabar Yoyo kepergok sedang bermesraan dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai model di kota Surabaya. Bahkan meski sempat berdamai di bulan Juni 2007, namun belum ada tanda-tanda keluarga ini bakal bersatu lagi. Malah anak semata wayang mereka, Rizky dititipkan di rumah orang tua Rossa di Sumedang.

Putri sulung dari tiga bersaudara pasangan Ukas Hermawan dan Eni Kusmiani ini mengawali karier menyanyi sejak usia 10 tahun. Awalnya dia hanya menemani sang ibu yang seorang penyanyi Cianjuran, ke Dian Records untuk tes vokal. Tak dinyana, suara Rossa kecil menarik perhatian Dian Records yang akhirnya mengontrak Rossa. Album pertamanya adalah Untuk Sahabatku (1988) yang berisi lagu anak-anak. Sedangkan musiknya ditangani oleh Franky Sahilatua, James F Sundah, Uce F Tekol, Areng Widodo, dan Alex Lia, yang biasanya tidak membuat musik untuk lagu anak-anak. Sayang album perdana Rossa tidak mencapai penjualan yang diharapkan.

Nama Rossa mulai dikenal setelah merilis album kedua Nada Nada Cinta (1996). Keberhasilan “Nada Nada Cinta” diikuti Tegar (beredar awal tahun 2000) yang melambungkan nama Rossa. Lagu “Tegar” juga menjadi theme song sinetron Suami, Istri, dan Dia arahan Putu Wijaya yang ditayangkan RCTI. Rossa juga tampil sebagai wakil Indonesia di festival musik Vietnam My Love, 26-29 Oktober 2000 di Hanoi. Meski sibuk menyanyi dan manggung, Rossa berhasil menyelesaikan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia pada Februari 2002. Di tahun yang sama, Rossa merilis album Kini (2002) yang masih didominasi lagu-lagu sendu seperti pada album-album sebelumnya. Pada album Kini, Rossa menyanyikan sembilan lagu karya sembilan pencipta lagu, termasuk Iszur Muchtar, Yovie Widianto, dan Melly Goeslaw. Pada tahun 2003, Rossa kembali merilis repackaged album Kini dengan lagu baru “Malam Pertama” ciptaan Melly Goeslaw yang mendapat double platinum di tahun 2004.

Di akhir tahun 2004, Rossa merilis album bertajuk Kembali. Dalam album ini, terdapat sembilan lagu dan masih dengan konsep musik pop progresif. Ada sejumlah musisi yang terlibat di antaranya Icha Jikustik dan Lucky Element. Tak ketinggalan sang suami, Yoyo juga ikut membantu dalam mengaransemen lagu “Wanita Pilihan”. Sebelum album dirilis pada bulan Desember 2004, dua lagu dalam album tersebut telah dijadikan soundtrack sinetron. Yang pertama lagu “Pudar” menjadi OST sinetron Doiku Beken (produksi MultiVision Plus untuk RCTI). Yang kedua, “Bicara Pada Bintang”, untuk OST sinetron Pura-Pura Buta (produksi Soraya Intercine Films untuk Indosiar). Album ini menjagokan lagu “Aku Bukan Untukmu” dan “Pudar”.Baru tiga bulan dirilis, album Kembali telah mendapat plakat platinum. Enam bulan kemudian, Rossa kembali diganjar double platinum untuk album Kembali. Bahkan single keduanya, “Pudar” yang diciptakan oleh adik bungsunya, Hendra Nurcahyo, membawa Rossa melanglang negara tetangga, Malaysia. Album tersebut kemudian dirilis di Malaysia pada 23 Mei 2005, di mana Rossa juga mengadakan pertunjukan di Planet Hollywood Malaysia dalam rangka promosi albumnya.

Selama masa kehamilan Rizky, Rossa membuat album kompilasi bertajuk Yang Terpilih yang dirilis pada bulan Desember 2006. Dalam album kompilasi tersebut, Rossa memasang kembali hits-hits lawas seperti “Nada-Nada Cinta” karya Yongky Suwarno (1996), “Tegar” ciptaan Melly Goeslaw (1999), “Hati Yang Terpilih” dari kompilasi soundtrack Hati Yang Terpilih (2000), “Kini” ciptaan Yovie Widianto (2003), dan “Kembali” (2004). Tak lupa Rossa juga menyertakan tiga hits baru, “Cinta Tak Termiliki”, “Terlalu Cinta” karya Yovie Widianto dan “Atas Nama Cinta” ciptaan Melly. Meski rumah tangganya dirundung masalah, Rossa tetap bekerja profesional dengan merilis album Yang Terpilih di Malaysia pada 16 Mei 2007.

Akhirnya, impian Rossa untuk menggelar konser menjadi nyata. Pada 26 November 2008, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), ia menggelar konser dengan titel Persembahan Cinta. Di dalam konser ini, Rossa dibantu oleh Erwin Gutawa dan Jay Subiakto sebagai komposer.

Setelah hampir tiga tahun tak mengeluarkan album, maka pada 14 januari 2009, Rossa kembali merilis album terbarunya, self title Rossa. Yang menarik di album kelimanya ini, Yoyo, sang suami menyumbangkan satu lagu, “Terlanjur Cinta”. Lagu ini dijadikan sebagai lagu jagoan yang dinyanyikan secara duet dengan Pasha, vokalis band Ungu.

Diskografi

  • Untuk Sahabatku (1989)
  • Nada Nada Cinta (1996)
  • Tegar (1999)
  • Hati Yang Terpilih (2000)
  • Kini (2002)
  • Kembali (2004)
  • Yang Terpilih (2006)
  • OST Ayat Ayat Cinta (2008)
  • Rossa (2009)
  • Harmoni Jalinan Nada & Cerita (2010)
  • The Best of Rossa (2011)

Sinetron

  • Dua Sisi Mata Uang
  • Perisai Kasih

Penghargaan

  • Juara I Bahana Suara Pelajar II, TPI, Tingkat Propinsi Jawa Barat (1993)
  • The Best Female MTV Indonesia (2000)
  • Bintang Yang Menyihir Publik, Cek & Ricek (2000)
  • The Best Female Singer, Kategori Pop Progresive Anugrah Musik Indonesia (AMI) Sharp Awards 2002
  • Nominasi Penyanyi Pop SCTV Award
  • MTV Exclusive Artist January 2005
  • Penyanyi Ngetop SCTV Awards 2008
  • Lagu Bahasa Melayu Terbaik Dipersembahkan Oleh Artis Luar Negara – “Terlalu Cinta” (Anugerah Industri Muzik 15)(Malaysia)
  • Lagu Bahasa Melayu Terbaik Dipersembahkan Oleh Artis Luar Negara – “Ayat-Ayat Cinta” (Anugerah Industri Muzik 16)(Malaysia)
  • Penyanyi Pop Solo Wanita Terbaik AMI Awards 2001 Lewat Hits “Hati Yang Terpilih”
  • Penyanyi Pop Solo Wanita Terbaik AMI Awards 2005 Lewat Hits “Aku Bukan Untukmu”
  • Penyanyi Pop Solo Wanita Terbaik AMI Awards 2008 Lewat Hits “Ayat-Ayat Cinta”
  • ALbum Wanita Solo Terbaik 2010 dalam “SCTV MUSIC AWARD 2010”
  • Artis Wanita Terbaik dalam “Anugerah Planet Muzik 2011” Album Harmoni Jalinan Nada&Cerita di Singapore,Malaysia&Indonesia
  • Lagu Bahasa Melayu Terbaik yang Dipersembahkan oleh Artis Luar Negara – “Ku Menunggu” (Anugerah Industri Muzik 18 – Malaysia)