Warna adalah grup vokal asal Indonesia yang beranggotakan Sarwana Thamrin atau Sarwana (tenor), Steven Kurniawan Tamadji atau Steven (baritone), Victoria Margareta atau Ria (mezzosopran), serta 2 anggota baru Rr. Ira Pangesti Haryono atau Ira (sopran) dan Adsary Zinnia Rugebregt atau Ari (alto). Kedua anggota baru ini, menggantikan dua anggota sebelumnya Dea Mirella (keluar 9 Maret 2003 ) dan Nina Tamam (keluar 23 Maret 2005).
Warna terbentuk tahun 1994 atas prakarsa Taman Husein, ayah Nina Tamam, yang ingin merealisasikan keinginan putri sulungnya untuk memiliki sebuah grup vokal. Maka, Tamam Husein lalu merekrut Dea dan Sarwana yang ditemuinya di Kontes Karaoke di PRJ Kemayoran tahun 1990. Disusul dengan Ria yang dia anggap mempunyai potensi besar. Tamam juga meminta Steven, muridnya, yang andal dalam musik klasik untuk membantu aransemen pemecahan suara mereka sekaligus bergabung dalam grup vokal tersebut. Setelah dirasa cukup dalam memoles warna, Tamam akhirnya berani menampilkan mereka pada tahun 1997. Awalnnya dikafe-kafe, kemudian merambah ke kompetisi internasional.

Warna terlebih dulu telah mencetak prestasi internasional sebelum diterima industri musik rekaman Indonesia. Setelah lagu ciptaan Stephen “Haruskah” yang dinyanyikan Warna memperoleh Grand Prize “The Third Philipines International Song Writing Competition” bulan November 1997, baru Sony Music bersedia menerbitkan album rekaman vokal grup ini. Album debut warna adalah Dalam Hati Saja yang beredar Agustus 1998. Menyusul album kedua, Cinta dua tahun kemudian. Meski memiliki pencipta lagu yang handal seperti Stephen, dalam album keduanya, Warna turut menyertakan karya Melly Goeslaw, “Oh Cinta” dan “Sinaran” dari pencipta Malaysia Azlan Abu Hasan/Johan Nawawi yang pernah populer lewat suara Sheila Madjid.

Setelah menikah Dea memilih untuk konsentrasi ke keluarganya. Pengunduran diri disampaikan Dea usai tampil bersama Warna dalam acara Hari Musik Nasional pada tanggal 9 Maret 2003 di Ancol Jakarta. Berempat tanpa Dea, Warna kemudian merilis album The Best Of Warna (2003).

Dua tahun setelah Dea keluar, Nina memutuskan keluar untuk bersolo karier.

Dengan tekad untuk terus berkarya, ketiga anggota yang tersisa, Ria, Sarwana, dan Stephen lalu mencari pengganti dengan tetap mempertahankan format lama, dua pria dan tiga perempuan. Mereka pun kemudian gencar menyebarkan pengumuman audisi dari mulut ke mulut, hingga lewat mailing list di internet. Setelah melalui proses audisi ketat selama 4 bulan, akhirnya terpilih dua anggota baru dengan warna suara sopran Rr. Ira Pangesti Haryono (Ira) dan alto Adsary Zinnia Rugebregt (Ari). Kedua personil baru Warna sebelumnya adalah penyanyi kafe, bar, dan lounge selama bertahun-tahun. Dengan jam terbang cukup tinggi, mereka tidak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan personil yang lebih senior baik itu dalam kualitas vokal, penampilan, maupun aksi panggung.

Bersama personil baru, Warna bertekad tampil dengan image baru fresh, friendly,& hip dengan mengeluarkan album bertajuk Warna With Friends (2006). Di “Kisah Terindah”, hits single pertama, Warna tampil total dalam lagu ballad dengan sentuhan musik pop manis karya Yovie Widianto. Image fresh, friendly, & hip tercermin dalam “50 Tahun Lagi” ciptaan Dewiq dengan mengusung aliran musik disco classic hasil besutan arranger DJ Sumantri.

Diskografi

  • Dalam Hati Saja (1998)
  • Cinta (2000)
  • The Best of (2003)
  • Warna With Friends (2006)
  • Warna (2009)

Penghargaan

  • The Best R&B Album – Anugrah Musik Indonesia (1999)
  • The Most Favorite Vokal Group – Aneka Magazine Readers Choice (1999)
  • Zanzibar Award for Rindu Ini – Zanzibar CafĂ© Jakarta (1998)
  • The Best R&B Song – Anugerah Musik Indonesia (1999)
  • The Best R&B Grup – Anugrah Musik Indonesia (1999)
  • Artis Berprestasi – Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (1999)
  • Grand Prize 3rd Philipines Internasional Songwriting Competition (1997)

Share.